Tampilkan postingan dengan label catatanku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label catatanku. Tampilkan semua postingan

27 Jun 2012

Do'a Bunda

sudah lama ngga buka blogku ini apa yang ingin aku tulis?....hanya terbersit do'a untuk anak2ku
ya Allah anugerahkan kelangsungan hidup anakku,panjangkan usianya,sehatkan badannya,baguskan akhlaqnya,sejahterakan jiwa raganya,alirkan rejekinya melalui tanganku,anugerahkan kepadanya kecerdasan akal dan kebeningan hati.bantulah aku mendidiknya,berbuat baik padanya dari sisi ajaranMu.jadikan anakku mendekatiku dan menyayangiku amin.

10 Okt 2011

20 Oktober

   Tak terasa sudah 21 tahun usiamu kini nak,engkau sudah meninggalkan masa remajamu,kau menuju ke masa dewasa,seperti baru kemarin,engkau dalam kandungan ibu,kemanapun ibu bawa,dalam suka dalam duka,dalam kesulitan dan kemudahan engkau bersama ibu...engkau kini sudah sebesar ibu,bahkan lebih tinggi dari ibu...Semoga Allah Aza wajalla selalu melindungi,menjagamu dalam setiap langkahmu,Do'a ibu selalu menyertaimu....semoga engkau selalu istiqomah di jalan yang diridhoi-Nya amin
    .

6 Okt 2011

17 September

    Empat tahun yang lalu,usia kehamilanku memasuki bulan ke 9,sore itu sekitar jam 5 aku periksa ke sebuah rumah bersalin di daerah jogja,waktu itu dokternya pas ngga praktek sehingga aku ditangani seorang bidan,setelah mendaftar aku langsung masuk ruang periksa dan ternyata sudah pembukaan 2,oleh bidannya aku tidak diizinkan pulang karena riskan,takutnya dlm perjalanan terjadi apa2,tapi aku maksa minta pulang,akhirnya bidannya izin untuk konsultasi sama dokternya,ternyata aku ngga boleh pulang dan harus mondok,waduh aku ngga siap,belum persiapan ganti baju untuk opname...juga di rumah ninggal 2 anak balita,belum pamit mau mondok...,gimana ini?....rencana semula yang hanya mau periksa ternyata harus mondok krn sudah waktunya melahirkan,walau bukan kehamilan yang pertama tapi deg degan juga....so aku yakin setiap ibu saat2 menjelang kelahiran adalah saat2 yang menegangkan...alhasil akhirnya aku mondok... suami kontak anak2 yang di rumah kalau uminya harus mondok.....Berempat anak2 nyusul ke rumah sakit.
    Malam itu detik demi detik adalah waktu yang menegangkan....tapi setelah ditunggu beberapa jam ternyata masih pembukaan 2 juga alias belum ada perkembangan ke pembukaan berikutnya,lalu aku di beri obat pacu agar cepat kontraksi...tiga jam berlalu kembali bidannya memeriksa aku,ternyata hanya pembukaan 3,lalu diberi obat pacu lagi tapi dengan catatan kalau tidak ada perubahan,akan disuntik.....aku disarankan untuk tidur,relaks....tapi mana ada yang bisa rileks sih menunggu saat2 yang menegangkan seperti itu,yang ada aku jadi stres,dan di periksa tensiku naik,astagfirullah ya Rob...3 jam berlalu,kembali bidan memeriksa aku,tetap pembukaan 3..."di suntik ya bu..." kata bidan,aku bersikukuh dan bilang "bu bisa ngga ditunggu,beberapa jam aja,biar spontan"..,soalnya kehamilan yang dahulu aku ngga pakai obat pacu,akhirnya dokternya yang datang,"boleh bu ditunggu satu jam kalau ngga ada perubahan harus di suntik".....satu jam berlalu dokter datang siap melakukan eksekusi,aku masih juga ngga mau disuntik,akhirnya dokter menasihati aku,bahwa kalau bayi dalam kandungan beberapa jam tidak segera lahir akan meninggal di dalam,ya Rob...akhirnya kumantapkan hati bismillah,Allah maha besar,jihad wanita adalah melahirkan....saat itu nyawa adalah taruhannya,hanya ada 2 pilihan hidup atau mati....
    Aku dbawa pakai kursi roda menuju ruang bersalin,disitu aku lihat alat2 medis pisau gunting berjajar,astagfirullah....."permisi di suntik dulu ya bu..."kata bidan....sebentar sebentar bidan menanyakan terasa ada kontraksi ngga...aku ngga meraskan perubahan apa2...namun tiba2 aku merasakan sakit di perut yang sangat,air ketuban terus keluar dan akhirnya ketubannya pecah,dan setelah itu yang aku rasakan adalah rasa sakit yang sangat hebat,ya Allah berilah hamba kekuatan......hanya dengan kuasa-Mu lah ya Rob hamba mampu melewati ini semua......lalu terdengar suara tangis bayi yang indah.....Subhanalllah ya Rob itu suara bayiku,..."ibu selamat ya bayinya putri" kata bidan...lalu ditaruh sebentar diatas dadaku...,anakku....aku rasakan gerakan kecilnya...aku melihat tubuh mungilnya...Alhamdulillah,terimakasih ya Rob,engkau anugerahi hamba sesuatu yang indah.Ini adalah amanahmu dan aku harus merawat,menjaga dan mendidiknya dengan baik...hari itu tanggal 17 September tahun 2007....tgl 17 September 2011 lalu anakku genap berusia 4 tahun....
    Dari rumah sakit kami mendapat buku tentang nama2 bayi,kebetulan kami bingung mencari nama untuk si kecil,tiap hari selama di rumah sakit kami ber 6,aku suami dan anak2 sibuk saling berebut cari nama yang cocok untuk adek kecil....seru....kakak2nya ngga mau kalah juga pengin memberi nama untuk adek mereka...akhirnya ketemulah nama ROYYA...yang berarti bau harum...dalam namamu mengandung do'a umi,abi dan kakak2 semoga engkau menjadi anak yang kesholehahannya harum amin. ( untuk Royya )

19 Sep 2011

19 September

   Delapan tahun yang lalu,malam itu ngga seperti biasanya sejak kehamilanku yang ini aku selalu tidur awal,tapi tidak malam itu sampai jam sebelas aku belum juga bisa tidur,aku merasakan kontraksi di perutku,suamiku sudah tidur pulas....aku berkemas,aku siapkan baju ganti untukku,kain jarit,selimut,setagen,baju bayi,sabun dan sebagainya,lalu aku bangunkan suami "mas kita ke rumah sakit aku merasakan perutku sudah kenceng2 mungkin sudah waktunya melahirkan"...suamiku lalu ambil kontak mobil dan malam itu jam 11 malam kami menuju rumah sakit,anak2 aku bawa semua,karena dirumah kami tinggal sendiri ngga ada pembantu dan juga jauh dari saudara.
    Belum juga keluar dari komplek perumahan tempat kami tinggal,mobil ngadat ngadat,ya Rob perut ini sebentar2 kenceng,...kata dokter kalau sudah kenceng2 lima menit sekali itu tandanya sudah waktunya melahirkan...Alhamdulillah  diutak atik sebentar mobil lancar kembali,jarak rumah kami ke rumah sakit kurang lebih sekitar 15 km kira2....sambil menahan sakit aku terus berdo'a mudah2an cepet sampai rumah sakit....setengah perjalanan tiba2 mobil kami ngadat lagi,diutak atik ngga juga kelar,akhirnya minta bantuan orang untuk ndorong mobil,sambil suamiku cari taksi lewat...mobil tetep mogok....ya Allah setelah di cek ternyata bensinnya habis...akhirnya suami cari bensin,...karena sudah malam tempat jual bensin eceran sudah pada tutup....tapi Alhamdulillah akhirnya dapat bensin juga...,aku masih terus menahan sakit...,perut ini lima menit sekali sudah kenceng2....ya Allah bensin sudah diisi tapi kenapa mobil ngga juga nyala.....setelah didorong kembali akhirnya mobil nyala,....
    Sampai rumah sakit aku langsung dibawa pakai tempat tidur dorong karena air ketuban sudah keluar terus,samar2 aku dengar "langsung di bawa ke ruang UGD ya"...di ruang UGD aku ditangani perawat,ditanya ini itu,"berapa menit sekali kontraksi bu"..."diukur tensinya ya bu" terserahlah aku sudah ngga bisa mikir,...setelah prosedur macam2 baru aku di bawa ke ruang bersalin....aku teringat anakku yang paling kecil waktu itu umurnya belum ada dua tahun,"mana Aida aku perlu ketemu"...aku belai rambutnya,ya Allah ijinkanlah hamba kembali merawatnya,dia masih kecil...pikiranku macam2,aku sedih,ya Allah kupasrahkan segalanya padamu ya Rob,hanya ada 2 pilihan hidup atau mati,semoga Allah melindungi kami....Aida menunggu di luar ditemani 2 kakaknya
   Bismillah aku didorong masuk ruang bersalin ditemani suami...,aku takut...,aku pegang tangan suamiku,ya Allah mudahkanlah proses kelahiran ini....,setelah melewati rasa sakit yang hebat...akhirnya aku dengar suara tangis bayi itu,"bu anakknya lahir selamat,perempuan"...,terimakasih, ya Allah atas karuniamu seorang bayi perempuan yang cantik,dan anak itu hari ini tepat berumur 8 tahun,semoga menjadi anak yang sholehah.amin.....sebenarnya tadi siang aku rencana mau bikin kue ulang tahun untuknya.aku browser cari2 resep di internet,baru sore dapat resep,keburu dia juga udah pulang sekolah,akhirnya ngga jadi bikin kue. ( untuk Zalfa Fadhilah )
  


22 Agu 2011

Ada Apa Dengan diriku

Aku ini merasa kuper,tidak bisa apa2 bodoh,...aku ini siapa?...aku merasa tak ada orang yang cocok denganku...,ketika ngobrol,aku heran orang2ngobrol kesana kemari dengan enak,ketemu si A cerita,ketemu si B ada aja topik pembicaraan yang diobrolin,ketermu si C berhai say hello,aku ngga bisa begitu,kadang aku duduk bersama seseorang yang sudah lama aku kenal tapi aku tidak tau apa yang akan aku bicarakan,aku obrolkan dengannya,dan kalaupun akhirnya aku ngobrol dengannya,itupun tidak lama,kebanyakan aku lihat di raut wajah mereka tidak antusias ngobrol denganku,atau aku lihat raut muka tidak suka,....jenuh....dan akhirnya mereka pergi meninggalkan aku,mencari teman ngobrol lain,dan mereka kemudian terlibat dengan pembicaraan yang mengasyikkan...kenapa denganku,ada yang salah dengan ucapankukah,aku merasa tersiksa dalam keramaian,aku merasa sendiri dalam hiruk pikuk....semisal.di sebuah acara dimana banyak orang yang hadir,disitu aku merasa tersiksa,aku pusing dan jadi culun,bingung ....apa yang salah dengan diriku?...dalam hening dalam sepi aku justru,merasa tentram,aku bisa mendengar desir angin,,memandang bulan diatas sana....sakitkah aku?

10 Jul 2011

BEBAS

kadang aku merasa ingin bebas,aku tidak dalam penjara atau rumah yang di kunci rapat,aku berada di rumah yang terbuka,mudah bagiku untuk pergi keluar kemana aku inginkan,tapi aku tidak bisa pergi begitu saja menuruti keinginanku,nanti anak2 siapa yang menjaga?...,siapa yang mengurusi rumah?..,siapa yang menyiapkan makanan untuk keluarga?...aku tidak bisa begitu saja pergi....kadang aku ingin sendiri,jalan jalan kemanapun kaki melangkah seperti dulu ketika masih remaja...tapi lagi2 aku tidak bisa...aku lihat burung diatas sana,seandainya aku bisa menjadi seperti burung itu,bisa terbang bebas kemanapun yang diinginkan...aku ingin melakukan perjalanan.....keliling indonesia barangkali?....atau keluar negeri?...hemm....tangeh lamun...ngoyo woro...( kata orang jawa )...jauh panggang dari api.....urusanku hanya sebatas dilingkungan rumah...aku jenuh.

19 Jun 2011

Renungan

Cintailah orang yang engkau cintai sewajarmya, karena bisa jadi orang itu menjadi orang yang akan engkau benci.Bencilah orang yang engkau benci sewajarnya, karena bisa jadi orang itu menjadi orang yang akan engkau cintai.Janganlah kebencianmu pada seseorang menghalangimu untuk menyapa, tersenyum dan berlaku baik kepadanya. dan janganlah kecintaanmu pada seseorang melupakanmu dari cintamu kepada ALLAH dan Rasulnya.^_^

ARTI PERSAHABATAN


Persahabatan itu bukan "aku' tapi "dia" bukan "kami" tapi "kita", bukan "mentertawakan dia" tapi " tertawa bersama" bukan ngomongin di belakang... tapi jujur...bukan rahasia rahasiaan,tapi harus terbuka
bukan ada kalau ada perlu,butuh dan maunya saja,bukan ada kalau seneng aja,harus ada timbal balik,harus ada take and give.......jangan take or give doang,kita semua sama ,ngga ada kelompok eksklusif

16 Jun 2011

Marah

Kata dokter,marah merupakan expresi akibat naiknya kadar adrenalin dalam darah.....dalam kehidupan sehari hari kadang kita menangis,tertawa,marah .masing masing orang berbeda tingkah lakunya selagi marah,kemaren aku marah marah dengan seisi rumah,pertama suamiku kena damprat....waduhh...nama nama binatang aku sebut (berat ya cita2 jadi istri sholehah.... jadi bidadari di hati suami)...lalu dateng dua anakku yang besar sudah dikasih uang untuk ganti oli motor,ngga juga di ganti oli,tambah deh bikin marah kebagian omelanku,lalu anak anakku yang kecil,seharian aku beberes rumah,di berantakin lagi,dibersihkan dipel,eh malah pada main tanah sama air becek, kotor.....capai banget aku,pada ngga ngerti ya ibunya banting tulang beres2 sendirian (sebenernya ngga apa2 sih main air namanya anak kecil,sekali kali butuh main diluar),tapi kalau lagi pengin marah apa apa rasanya nyebelin bikin emosi,ya ngga temen temen..

Ini cerita temen temen mbah dokter,ada yang kalau marah dia salurkan energinya kedalam suatu pekerjaan sampai marahnya reda. Mulut dikunci rapat2 langsung dia mengerjakan apa saja yang dia bisa lakukan.
yang lain kalau marah dia sikat semua makanan yang dia jumpai.
Makanan dimeja ludes teman2nya yang pulang belakangan sudah tidak kebagian. Dia pakai matak aji Kumbokarno.
Ada lagi yang mengambil jalan displacement kalau lagi marah. Marah dikantor dibawa2 pulang orang2 serumah kena damprat semua....... ee kucing yang gak tahu apa2 pun kena tendang...... keciaan deh.
Marah kadang identik dengan tindak kekerasan tempeleng, pukul, tonjok, tendang, tusuk, gebug dll tapi ada juga yang langsung tancap gas ngebut dijalan raya. Wuzzzz wah berbhahayyya.......

Kata mbah dokter lagi, untuk mengatasi marah nabi Muhammad saw mengajarkan,kalau kamu marah duduklah,jika belum juga reda berbaringlah,jika masih marah tidurlah, InsyaALLAH marah akan pergi
Sungguh bijak lah kalau kita mengambil petunjuk yang di berikan nabi seperti yang telah disampaikan diatas.
Marah... duduk .... baring..... tidur ........ Bereess!!
Amien.. semoga.

9 Jun 2011

Haus

seharian berada di depan laptop buka sana buka sini,berharap memperoleh informasi yang menarik atau pengetahuan yang bermanfa'at,uch....tangan pegal-pegal,mata capai,kepala pusing...semakin banyak buka ini itu semakin haus rasanya ingin terus membaca dan mencari,ternyata pengetahuan itu semakin dibaca semakin kurang  dan semakin banyak yang belum diketahui,tapi mata ini ngga bisa diajak kompromi,ngantuk...anak anak juga butuh di urusin,kerjaan rumah numpuk ,wouw...mana udah sore adzan magrib udah terdengar malah,sholat dulu  dech sekalian rehat sejenak mengistirahatkan tangan ,mata dan meluruskan punggung.....ntar suami marah marah juga .....

30 Mar 2011

CATATANKU

      Malam telah larut...hening.... semua sudah terlelap dalam mimpi,...tak jua bisa kupejamkan mata ini.Ada sesuatu yang menyesakkan di dada,aku keluar dan kupandangi langit luas....tak ada bulan....tapi beribu,bahkan mungkin berjuta bintang berkerlap kerlip.. indah..diatas sana,dada ini terasa sedikit lapang...ya ALLAH rob kekasih yg maha tinggi,yg maha melihat apa yg ada jauh di dalam lubuk hati setiap manusia,telah lama aku berumah tangga dengan suamiku....perjalanan yang panjang...sangat panjang...suka duka silih berganti datang dan pergi...kulalui jalan berkelok,jalan berduri,...jalanan curam penuh kerikil tajam....melewati prahara,badai ..kukayuh terus biduk rumah tanggaku tak perduli kadang hati tertusuk,perih,pedih...ku tertunduk...lunglai tak berdaya....berurai air mata...betapa rapuhnya aku,betapa lemahnya diriku...ya Allah kulakukan ini hanya untuk mendapat ridlo-Mu semata,untuk beribadah dan menggapai pahala-Mu,bukankah menikah itu ibadah?
      Hari ini kulalui sepert hari2 kemarin,bangun tidur ambil air wudlu untuk sholat subuh,lalu harus segera menuju dapur untuk menyiapkan segala keperluan,menyiapkan sarapan pagi untuk keluarga,menyiapkan segala keperluan anak2 untuk sekolah,bekal makan siangnya,minumnya,bajunya..si .kakak teriak "ibu minta sendok buat makan" lalu adiknya " ibu buku penghubungnya kok belum ditanda tangani" kemudian si bungsu nangis minta dipakaiin baju....sangat sibuk...dan ...lalu senyap....anak2 sudah berangkat sekolah diantar abinya.....capek,capek sekali ...ruangan berantakan ada handuk basah,baju kotor,gelas piring kotor....seperti kapal pecah...berserakan....saatnya beres2...aku jenuh,bosan,...tapi harus kukerjakan.... merapikan seluruh ruangan,membersihkan kamar mandi,menyapu halaman,nyabutin rumput,mencuci,njemurin baju,segalanya kukerjakan sendiri tanpa pembantu rumah tangga,aku tak bermaksud mengeluh,apalagi pamrih,tapi inilah yang aku kerjakan setiap hari,kadang aku bingung mana yang harus aku kerjakan lebih dulu,karena semuanya harus perfect dalam waktu bersamaan.
       Dan pagi hari, sering jadi awal percekcokan dan perselisihan antara aku dan suami,dari mulai anak2 yang terlambat sholat atau tidak sholat di masjid,anak2 bangun kesiangan,tidak siap pelajaran,aku sibuk menyelesaikan segala sesuatu dan telingakupun penuh mendengar celaan suami,aku kurang ini kurang itu aku begini aku begitu aku tidak seperti si A atau si B....entahlah aku mendengar dan hatiku sakit....aku jenuh,capek,kecewa....betapa berat terasa hidup ini,betapa lelah jiwa ini tak terperi,aku butuh seseorang yang mengerti aku,menyayangiku,memperhatikanku,yang berkata dengan lembut " mi ma'afkan abi ya tidak bisa memberi kehidupan yang layak sehingga umi harus capai mengurus sgala sesuatu sendirian" aku butuh seseorang yang bisa menjadi teman tempat berbagi suka dan duka...untuk apa hidup bersama,bila tak ada saling pengertian,saling menjaga,saling menyayangi?...sepertinya jalan kami sudah berbeda,bagai langit dan bumi...sampai kapan aku sanggup bertahan?...  
       Aku kadang merasa seperti zombie,mayat yang berjalan tidak punya rasa tidak punya hati,apakah aku harus menuruti perasaanku,kata hatiku?......pergi menjauh dari kehidupan suamiku?....berarti aku harus cerai?.....bila membayangkan perceraian...lagi2 aku hanya bisa menangis,berderai air mataku..... terbayang wajah anak2ku... bagaimana dengan mereka?....sanggupkah aku menghancurkan harapan mereka?.. mereka akan menjadi anak2 produk rumah tangga broken home,bagaimana masa depan mereka?...aku tak sanggup membayangkan apa yang akan terjadi bila rumah tanggaku hancur?..aku ingin bahagia,mencintai dan dicintai,saling menghargai...tapi cinta sudah jauh dari kehidupanku...aku merasa tidak berdaya,lemah dan rapuh,aku tidak mampu mengambil keputusan untuk menyudahi berumah tangga dengannya....tapi akan bahagiakah rumah tangga tanpa dilandasi cinta dan kasih sayang didalamnya?...semua ini bagai lingkaran setan.dilema yang berat,jalan manakah yang harus aku ambil?
        Tanpa terasa waktu berlalu,pagi berganti siang,terdengar adzan panggilan sholat dzuhur dari masjid di belakang rumah,pekerjaan rumah tangga belum habis dan rasanya memang tak akan pernah habis akan ada lagi dan lagi....aku tak perdulikan diri dan perasaanku yang ada diotakku hanyalah,aku harus tetap disini,untuk anak2ku,menyelesaikan semua ini,tugas dan kewajibanku...
       Tapi aku ingin bahagia.......aku ingin bahagia...dimana kan kutemukan kebahagiaanku? kemana harus kucari?.....kuambil air wudlu,kukenakan mukenaku,....Allahuakbar....kupuji nama-Mu,kupanjatkan do'a kepada-Mu..... ya Allah Rob kekasih yang maha tinggi......berilah hamba kekuatan ya Allah,berilah hamba suami yang baik....jadikanlah rumah tangga kami rumah tangga yang sakinah mawwadah wa rohmah.amin