Tampilkan postingan dengan label Bangunan bersejarah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bangunan bersejarah. Tampilkan semua postingan

2 Mar 2011

RUMAH KAPAL

Foto kuno ini memperlihatkan rumah kapal yang eksotis dan unik. Ini bukanlah kapal sama sekali. Rumah berbentuk kapal ini dibangun di darat oleh seorang pengusaha rokok di Kudus,yang terkenang pada perjalanan waktu naik haji dengan kapal laut. Namanya M. Nitisemito. Untuk mengenangnya, beliau membangun sebuah rumah berbentuk replika kapal yang persis dengan yang dia tumpangi sewaktu ke Mekkah. Rumah ini dibangun dalam gaya arsitektur “modernisme” dengan sedikit pengaruh dari gaya “Streamline moderne” yang sangat ngetrend pada tahun 1930an. Sampai sekarang bangunan ini masih ada di desa Damaran, kecamatan Kudus.
Rumah Kapal ini adalah salah satu bangunan unik peninggalan kuno yang ada di Kota Kudus,masyarakat Kota Kudus biasa menyebutnya Omah Kapal.
di tahun 1930-an tentu saja bangunan semacam ini merupakan banguan yang sangat hebat dan menjadi daya tarik sendiri bagi masyarakat kota kudus dan sekitarnya. bangunan ini menjadi salah satu landmark kota kudus saat itu
Tapi sangat disayangkan sekali bangunan ini tidak dilestarikan, kondisi Rumah Kapal saat ini sudah rusak parah.
saya pribadi berharap pihak terkait memperhatikannya,bahkan kalo boleh usul dilestarikan,karena bangunan ini termasuk unik dan punya nilai sejarah,dibangun oleh seorang pribumi, M Nitisemito,yang bahkan dijaman penjajahan mampu menjadi seorang pengusaha sukses.bukankah beliau patut dijadikan suri tauladan bagi generasi penerus.

MASJID BUBAR

Masjid Bubar atau Bubrah yang terdapat di gang Tepasan desa Demangan, desa yang bersebelahan di sisi selatan Menara Kudus. Bentuk lubang ventilasi Memperlihatkan ciri ornamen Meander/ swastika dengan imbuhan motif bunga, sedang pada dinding diukir dengan motif anyaman ranting dengan posisi vertikal. Selain materi bangunan dari bata merah, bentuk fasad bangunan ini mengingatkan pada Menara Kudus. Konon  menurut cerita, masjid ini hendak dibangun seperti masjid Menara kudus tetapi tatkala sedang dibangun ada orang yang sempat melihat roh jahat (kamanungsang), sehingga akhirnya pembangunan masjid tersebut dibatalkan. Situs ini termasuk Benda Cagar Budaya dari 68 yang tak bergerak yang telah mendapat surat keputusan dari Balai Pelestari Purbakala, dengan SK No 988/02.SP/BP3/P.IX/2006 (SM, 3/2/07).

8 Okt 2010

menara kudus

Menara Kudus adalah bangunan tua yang terbuat dari batu bata merah berbentuk Menara yang merupakan hasil akulturasi kebudayaan Hindu-Jawa dan Islam. Menara Kudus bukanlah bangunan bekas Candi Hindu melainkan menara yang dibangun pada zaman kewalian / masa transisi dari akhir Kerajaan Majapahit beralih ke zaman Kerajaan Islam Demak.